Showing posts with label kanker. Show all posts
Showing posts with label kanker. Show all posts

Wednesday, November 3, 2010

Kapan Pria Perlu Waspada Kanker Payudara

By Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti

Tak hanya wanita, pria juga bisa mengembangkan kanker payudara, dan perawatannya bisa jauh lebih kompleks jika didiagnosis pada stadium lanjut.

Seperti halnya wanita, pria pun harus rutin melakukan pemeriksaan dini payudara. Sebab, menurut Ketua Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YPKJ), Dr Sutjipto SpB(K)Onk mengatakan bahwa pria harus waspada, jika kelenjar air susu pada pria tidak berhenti hingga usianya mencapai 20 tahun.

"Pria juga punya kelenjar air susu, layaknya wanita. Namun, kebanyakan produksi kelenjar susu akan terhenti hingga usia pria mencapai 20-an. Tapi, jika produksi kelenjar susu tak terhenti, inilah yang bisa menyebabkan kanker payudara pada pria," katanya saat ditemui di acara Levi's Breast Cancer Campaign beberapa waktu lalu.

Sama halnya dengan Sutjipto, informasi dari situs Times of India juga menyatakan bahwa kebanyakan pria seringkali mengabaikan kanker payudara yang juga bisa menimpanya. Meski jarang terjadi namun menurut Ahli Onkologi Bedah di Rumah Sakit Apollo, Sameer Kaul menyatakan, dari kebanyakan kasus, pria rentan mengalami kanker payudara setelah usia 40 tahun. Hal ini bisa terjadi karena pria juga memiliki nodul atau benjolan pada payudara, dan ketidakseimbangan hormon setelah usia 40 dapat menyebabkan kanker payudara.

Untuk setiap 100 kasus kanker payudara, 99 terlihat pada wanita dan 1 pada pria.

"Sel-sel kanker juga dapat berkembang dalam jaringan payudara pria. Masalahnya, tumor lebih awal menyebar ke bagian tubuh lainnya karena ukuran payudara pria yang kecil," kata Kaul menambahkan.

Rasa takut dan keraguan pada pria untuk memeriksakan diri menjadi penyebab masalah kanker payudara pada pria perlu mendapatkan perhatian khusus.

Diagnosis dan pengobatan pasien kanker payudara pria tergolong sama dengan wanita. "Perlakuan mungkin sama, termasuk kemoterapi atau operasi pengangkatan tumor, tergantung pada tahap diagnosis," kata Rudra Acharya, onkologi bedah di Artemis Health Institute, Gurgaon.

Gejala kanker payudara, antara lain pembengkakan di daerah payudara, pembentukan nanah, dan benjolan di ketiak atau wilayah payudara. "Mamografi tidak banyak membantu karena payudara berukuran kecil sehingga sulit terdeteksi. Namun, CT scan dan USG adalah pilihan yang lebih baik," ujar Acharya menjelaskan.

Monday, October 11, 2010

Lima Cara Sayangi Payudara Anda

Ketika membicarakan kanker payudara pada wanita muda, ada sisi positif dan negatifnya. Sisi positifnya, risiko terserang lebih kecil dibandingkan wanita berumur. Sisi negatifnya, jika menyerang, pertumbuhan sel kanker lebih agresif.

Itu menurut Debra Mangino, MD, dari Memorial Sloan-Kettering Cancer Center di New York, Amerika Serikat. Gaya hidup teratur dan sehat sejak usia muda pun menjadi penting untuk mengurangi risiko kanker payudara.

Berikut lima cara agar payudara tetap sehat terhindar kanker, seperti dikutip dari Womens Health.

1. Jaga berat badan

Berat badan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko timbulnya penyakit termasuk kanker. Jadi selalu jaga berat badan Anda jangan sampai berlebihan. Selalu pertahankan dalam angka yang normal.

2. Kurangi alkohol

Penelitian menunjukkan dua gelas alkohol per hari meningkatkan risiko kanker payudara sebesar 21 persen. Jika memang Anda ingin mengonsumsi minuman berlakohol pilih saja wine. Kandungan resveratrol pada kulit anggur, bisa mengurangi level estrogen dan mengurangi risiko kanker.

3. Konsumsi sayuran hijau

Perbanyak konsumsi sayuran hijau seperti brokoli atau daun selada. Kandungan sulforaphanenya bisa melawan sel kanker. Akan lebih baik jika Anda memakannya mentah atau minim proses, asal melalui pencucian yang bersih.

4. Ketahui riwayat kesehatan keluarga

Sekitar 15 persen kasus kanker payudara berhubungan dengan riwayat keluarga. Jika Anda memiliki saudara dekat yang terkena kanker, maka risiko semakin tinggi. Untuk itu lakukan general check-up secara teratur.

5. Periksa payudara sendiri

Sebelum mandi, periksalah payudara di depan cermin. Jika ada benjolan, nyeri, atau bentuk mencurigakan segera konsultasi ke dokter. Jangan menganggap kelaianan di payudara hal sepele, karena bisa berakibat fatal. (pet)